Orang bilang, GURU adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Namun disisi lain, mereka lebih dari gelar itu. Mereka adalah :
1. SANG PELINDUNG...
Melindungi jiwa anak-anaknya, dan kedaulatan negara dari jajahan Pembodohan.
2. SANG ORATOR...
Membangkitkan gejolak penasaran dan keinginan untuk mencapai batas dunia hingga menembusnya.
3. SANG PENGAYOM...
Menyejukkan dan mendamaikan hati dari amarah dan galau dengan senyum dan kesabaran.
4. SANG BINTANG...
Memberi pertunjukan unik dan indah layaknya seorang pemain drama dengan spidol pengganti mic dan materi pengganti naskah.
5. SANG ARSITEK...
Merancang bangunan berupa psikologi dari dasar hingga tercipta bangunan kokoh berbentuk ’Manusia cerdas.’
dan yang terutama,
6. SANG JENDRAL...
Mempersiapkan para kader dengan amunisi berupa ILMU dan senjata berupa
KREATIFITAS hingga mampu memberi serangan balik pada lawan yang tercipta
dari KEBODOHAN.
Padang Panjang, 25 Januari 2015. With All of Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Area bebas gila, Area bebas menulis, Dan Area motivasi inspirasi... Temukan apapun yang menghilangkan ketidaknyamanan jiwa. Di sini, di blog ini..
Rabu, 04 Februari 2015
DOSA SEBAGIAN PARA GURU
Guru, Pahlawan tanpa tanda jasa. Namun disisi lain, ada beberapa
guru dengan Kebijakan mereka yang mengubah nilai kepahlawanan seorang
guru.
Berikut Dosa dan kesalahan para guru :
Berikut Dosa dan kesalahan para guru :
- Merasa selalu benar dalam memberi ilmu dan seringkali tersinggung saat diingatkan ataupun diberi pertanyaan oleh siswanya.
- Tidak menambah (update) wawasan terbaru yang bahkan menolak perubahan konsep dunia karena menganggap apa yang dimilikinya sudah sempurna.
- Mementingkan mata pelajaran yang diajarkannya adalah yang paling penting hingga menganggap remeh mata pelajaran lain.
- Memaksa muridnya untuk belajar tambahan (les) ditempatnya dengan menjanjikan nilai yang bagus jika les ditempatnya itu.
- Memberi tugas banyak hingga menekan kreatifitas dan talenta lain yang dimiliki siswa karena menghabiskan banyak waktu untuk tugas.
- Mempengaruhi jiwa siswa dengan ’nilai’, ’nilai’, dan 'nilai' hingga siswa lupa bahwa tujuan utama mereka belajar adalah mengembangkan karakter dan meningkatkan potensi.
- Membawa masalah pribadinya ke tempat mengajar hingga memarahi siswanya lebih dari kesalahan siswanya itu.
- Menganggap siswa bukan sebagai anak atau adeknya. Melainkan sebagai klien, costumer, dan yang terburuk sebagai beban.
- Menolak dan menghindari pertanyaan kritis siswanya bukan dengan kalimat "Nanti saya cari jawabannya", melainkan dengan "Cari saja sendiri."
- Merasa tersaingi dengan guru lain yang lebih disukai oleh siswanya sehingga terkadang mencari kesalahan guru itu dihadapan siswa.
- Tidak mau menerima curhatan para siswa yang ingin berkonsultasi banyak hal selain tentang pelajaran.
- Membatasi ruang lingkup cara siswa menerima pelajaran di kelas dengan larangan-larangan seperti 'dilarang banyak bergerak’ ataupun 'dilarang minum saat belajar' seolah-olah siswa tidak dapat menerima pelajaran. Padahal beberapa siswa punya cara berbeda dalam menerima materi.
Follow @rharkim
Senin, 26 Januari 2015
PEMBAHASAN FISIKA BUKU "SAKTI UN" GANESHA OPERATION TA 2014-2015
Pembahasan FISIKA Buku Sakti UN Ganesha Operation TA 2014/2015 dan 2015/2016...
Untuk Download,
http://www.4shared.com/office/r58HD3_Cba/Pembahasan_Buku_Sakti_UN_GO_20.html?
Login ke 4Shared dengan dengan Facebook, Twitter, atau Gmail...
Jika ada yang masih ragu, silahkan di komentari...
Terima Kasih Sebelumnya, RH Arkim...
Follow @rharkim
Untuk Download,
http://www.4shared.com/office/r58HD3_Cba/Pembahasan_Buku_Sakti_UN_GO_20.html?
Login ke 4Shared dengan dengan Facebook, Twitter, atau Gmail...
Jika ada yang masih ragu, silahkan di komentari...
Terima Kasih Sebelumnya, RH Arkim...
Follow @rharkim
Sabtu, 17 Januari 2015
HAL-HAL UNIK DALAM PSIKOLOGI UMUM
Hal-Hal yang Sangat Unik Dalam Psikologi Umum...
Follow @rharkim
- Orang kadang akan meminta waktu sejenak sebelum ’berbohong’ dengan cara berkata "apa tadi?", "anu..", "sebenarnya begini..", "ehem..", ataupun dengan cara menjawab berbelit-belit.
- Seseorang yang biasanya cuek tiba-tiba berubah menjadi perhatian pada anak kecil menandakan dirinya ada keinginan Untuk Berkeluarga.
- Orang yang kemarahannya sudah reda dapat bangkit kemarahannya kembali jika orang lain terus-terusan bertanya "Kamu marah ya? Kamu marah kan? Jujurlah, kamu pasti marah kan?"
- Orang yang bercerita dengan menggebu-gebu, semangat, bahagia, marah, galau, ataupun menangis biasanya akan melebih-lebihkan ceritanya agar lebih dramatis.
- Orang yang benci pada orang lain tanpa alasan yang jelas kebanyakkan karena iri hati.
- Orang yang selalu tersenyum tulus dan mudah tertawa untuk lelucon sederhana, menunjukkan jiwa yang bukan pendendam.
- Wanita biasanya lebih cepat terlihat tua dibanding pria, dimana wanita pun terkadang bersikap seolah-olah lebih dewasa dibanding pria yang sebaya dengannya.
- Orang yang selalu mematahkan ide orang lain tanpa alasan masuk akal, kebanyakkan karena 'Takut orang lain itu terbukti benar dan naik tingkat sehingga dirinya nanti terintimidasi’.
- Sebagian besar ucapan orang yang tidak banyak cerita adalah benar. Makin lama dia bercerita dan makin panjang ceritanya, makin kecil kebenarannya. Karena saat itu dia mulai merasa 'Nikmatnya Didengarkan.'
- Tingginya ilmu dan luasnya wawasan seseorang dapat dilihat dari sikapnya menerima ide yang aneh dan 'ada-ada aja'. Karena orang cerdas dan pintar tidak pernah berkata 'Tidak Mungkin’.
- Perdebatan dua ahli sering menciptakan ilmu baru. Perdebatan dua non ahli sering menciptakan kebodohan baru. Dan perdebatan ahli dengan non ahli sering menciptakan kekesalan baru.
- Kebanyakkan orang lebih percaya jawaban singkat. Contohnya, "Apa aku cantik?", maka jawaban "Tentu saja." Lebih enak didengar daripada "Tentu saja kamu cantik, gak perlu dipertanyakan sama sekali kok."
- Salah satu keanehan Galau’er di MedSos adalah sebagian besar mereka selalu berkata "Tidak apa-apa," saat pembacanya bertanya "Ada apa?"
- Alasan utama hampir semua orang yang membenci mantan kekasihnya adalah ’Gagal Menghapus Kenangan Mantan.' dan 'Pacar baru ternyata tidak secanggih mantan.' sehingga sebenarnya, dia membenci dirinya sendiri.
- Anak-anak selalu bercita-cita besar. Tapi kebanyakkan orang, makin bertambah umurnya, makin kecil keinginannya.
- Makanan yang gratis seringkali terasa lebih enak daripada makanan yang dibeli, walaupun kedua makanan sama persis.
- Kecerdasan dan kepintaran siswa dikelas akan meningkat tinggi saat guru berkata "Yang sudah selesai, boleh pulang."
- Sebagian besar orang kantoran mengunci laptop untuk melindungi rahasia perusahaan. Sedangkan para remaja biasa mengunci laptop untuk melindungi file pornografi ataupun foto-foto pribadi.
- Orang-orang yang berdoa di MedSos sebenarnya bukan meminta perhatian Tuhan, juga bukan perhatian umum. Dia hanya minta perhatian dari orang terdekatnya seperti mantan, kekasih, gebetan, sahabat, atau orang tua.
- Orang yang memberi saran dengan marah akan menekan akal sehat sehingga kata-katanya mulai nyeleneh dan diluar logika. Makin besar kemarahan, makin tinggi tingkat 'ketidakmungkinan' saran dan usulnya.
- Kebanyakkan wanita akan terpancing rasa penasarannya saat ada pria yang cukup dekat dengannya berkata, "Sebenarnya aku... ng... eh, gak jadi deh."
- Kebanyakkan anak kos pria mengenakan baju yang sama 2x tanpa dicuci. Untuk menghindari kecurigaan, biasanya diberi jangka waktu beberapa hari.
- Tiga alasan utama seseorang mengunyah permen karet terus menerus walau rasanya sudah habis. Tampil keren, menutupi nafas bau, atau sedang bokek.
- Pria yang hampir selalu mengenakan pakaian yang lebar dikarenakan dua alasan. Jomblo yang belum ingin cari pacar, atau tidak PD dengan bentuk tubuhnya (terutama perut).
- Wanita yang bercermin lama sering merasa gendut. Sedangkan pria yang bercermin lama sering merasa kekar.
- Kebanyakkan orang yang suka menghujat dan berkata kasar di MedSos adalah orang pendiam yang justru lemah dan penakut di dunia nyata.
- Hampir tidak ada orang yang tidak marah saat ibunya dicela meski dia berpribadi jahat, kejam, asusila, ataupun kurang bermoral.
- Orang yang kehausan ataupun butuh cemilan seringkali buka tutup kulkas meski sebenarnya diatas meja telah tersedia makanan kecil dan minuman.
Follow @rharkim
Minggu, 04 Januari 2015
TIPE APA ANDA DALAM MASYARAKAT SOSIAL??
Dalam hidup masyarakat sosial, akan ada tiga macam karakter, dimana masing-masing karakter terdiri dari beberapa tipe.
A. PRIMARY CHARACTERS (Karakter Utama)
B. NOT IMPORTANT CHARACTERS (Karakter tak penting)
C. DISTURBING CHARACTERS (Karakter pengganggu)
Jadi, tipe apa anda??
Padang, 4 Januari 2015. With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
A. PRIMARY CHARACTERS (Karakter Utama)
- Tipe Pemimpin : Seseorang yang kehadirannya menimbulkan aura karismatik dan sangat diperhitungkan, sehingga orang selalu menunggu apa yang diputuskannya. Kemampuan bicaranyapun mampu mengubah perasaan pendengarnya.
- Tipe Penanggungjawab : Seseorang yang bisa diberikan beban dan tugas, dimana semua orang sama sekali tak meragukan kemampuannya menyelesaikan masalah.
- Tipe Kritis-Idealis : Seseorang yang kadangkala menolak keputusan dari atas karena perhitungannya akan dampak buruk, namun ahli dalam memperkirakan psikologi massa.
- Tipe Kreatif : Seseorang yang seringkali memberi ide kreatif yang tak terpikirkan oleh orang lain. Meski kadang nyeleneh, tapi kehadirannya sangat diharapkan.
- Tipe Humas : Seseorang yang sangat dipercaya sebagai pembicara, ataupun sebagai penghubung antar satu kelompok dengan kelompok lainnya yang dilihat dari kemampuannya beradaptasi.
B. NOT IMPORTANT CHARACTERS (Karakter tak penting)
Tipe Kerikil : Seseorang yang hadir ataupun tidak hadir sama sekali tidak berpengaruh. Dia diam dalam sistem, menerima keputusan tanpa menelaah, dan sering terlupakan oleh orang lain.
C. DISTURBING CHARACTERS (Karakter pengganggu)
- Tipe Sinis : Seseorang yang selalu dan tak pernah berhenti mencari celah untuk menggagalkan dan mengacau keputusan. Terutama ide yang dibuat oleh orang yang tidak disukainya. Parahnya orang ini tak bisa memberi alasan masuk akal kenapa dia menolak.
- Tipe Sok kuasa : Seseorang yang selalu merasa penting padahal tidak, hingga menganggap rendah orang lain. Seringkali mencemooh apapun yang dikatakan oleh orang yang dia anggap dibawahnya.
- Tipe Having Fun : Seseorang yang hanya datang jika kegiatan itu menyenangkan, tapi hilang saat membahas tanggungjawab.
- Tipe Pencari Untung : Seseorang yang selalu memberi ide ataupun keputusan yang menguntungkan bagi dirinya pribadi. Orang ini seringkali mengambil apapun yang sebenarnya milik bersama dengan berbagai macam alasan.
Jadi, tipe apa anda??
Padang, 4 Januari 2015. With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Sabtu, 06 Desember 2014
Jika Nasi Sudah Menjadi Bubur
Suatu waktu. Tercipta satu percakapan antara dua remaja, yang salah satunya gelisah dan galau karena menaruh hati pada seorang lawan jenis yang mengabaikan dirinya...
Sahabat : Jika kamu tahu mencintainya itu sakit, kenapa kamu masih mempertahankan rasamu?
Galau'er : (membela diri) Jika kamu tahu kamu akan mati, kenapa kamu tetap bernafas?
Sahabat : Setidaknya bernafas tidak membuatku sakit hati, aku masih bisa tertawa, masih bisa menciptakan senyum untuk orang tuaku, masih bisa bekerja, dan masih bisa bersikap ramah pada orang lainnya.. Sedangkan kamu. Lihat dirimu...
Galau'er : (Terdiam sejenak) Kawan, tolong katakan apa yang berubah dalam diriku.
Sahabat : Kamu... Kamu menolak saran orang dan bersikap apatis pada kepedulian mereka. Kamu selalu berwajah murung dan mengacaukan mood orang-orang di dekatmu. Kamu terlalu sensitif dan marah-marah pada lingkungan, termasuk pada keluargamu. Dan yang terburuk, kamu berusaha membenarkan kebodohanmu itu dengan mengupdate status, mempublish tangisan, dan meminta belas kasihan orang yang sama bodohnya dengan kamu.
Galau'er : Lalu, apa yang harus aku lakukan? Nasi sudah menjadi bubur. Aku terlanjur jatuh cinta padanya.
Sahabat : Jika memang nasi sudah menjadi bubur, kenapa kamu tidak berpikir untuk menambahkan berbagai macam bumbu agar rasanya lebih enak dari nasi? Kenapa kamu masih menelan bubur mentah yang selalu membuatmu mual dan muntah tiap kali menelannya?
Galau'er : Kamu gak tahu sakitnya perasaanku. Kamu gak pernah mengerti seberapa besar luka ini kan?
Sahabat : Kamu gak pernah tahu sakitnya seorang anak yang melihat jenazah orang tuanya didepannya kan? Kamu gak pernah tahu sakitnya seorang cacat saat dianggap sebagai sampah masyarakat kan? Kamu gak pernah tahu sakitnya gelandangan saat melihat orang lain pulang kerumah dan bercanda tawa dengan keluarganya? Dan kamu gak pernah tahu sakitnya seorang pria yang terpaksa mencari makan di tong sampah kan? Tapi kamu dengan anehnya merasa sebagai orang paling menderita dan menghujat dunia hanya karena berharap pada seseorang yang sama sekali tidak memberi harapan padamu.
Galau'er : (Terdiam dan mulai menangis) Bantu aku kawan, aku tak tahu aku sebodoh itu.
Sahabat : Kamu bisa bantu dirimu sendiri. Pulanglah, dan kembalikan keceriaanmu di depan keluargamu, dihadapan teman-temanmu, dan dihadapan dunia.
Bukittinggi, 6 Desember 2014. With All of My Respect, RH ArKim.
Sahabat : Jika kamu tahu mencintainya itu sakit, kenapa kamu masih mempertahankan rasamu?
Galau'er : (membela diri) Jika kamu tahu kamu akan mati, kenapa kamu tetap bernafas?
Sahabat : Setidaknya bernafas tidak membuatku sakit hati, aku masih bisa tertawa, masih bisa menciptakan senyum untuk orang tuaku, masih bisa bekerja, dan masih bisa bersikap ramah pada orang lainnya.. Sedangkan kamu. Lihat dirimu...
Galau'er : (Terdiam sejenak) Kawan, tolong katakan apa yang berubah dalam diriku.
Sahabat : Kamu... Kamu menolak saran orang dan bersikap apatis pada kepedulian mereka. Kamu selalu berwajah murung dan mengacaukan mood orang-orang di dekatmu. Kamu terlalu sensitif dan marah-marah pada lingkungan, termasuk pada keluargamu. Dan yang terburuk, kamu berusaha membenarkan kebodohanmu itu dengan mengupdate status, mempublish tangisan, dan meminta belas kasihan orang yang sama bodohnya dengan kamu.
Galau'er : Lalu, apa yang harus aku lakukan? Nasi sudah menjadi bubur. Aku terlanjur jatuh cinta padanya.
Sahabat : Jika memang nasi sudah menjadi bubur, kenapa kamu tidak berpikir untuk menambahkan berbagai macam bumbu agar rasanya lebih enak dari nasi? Kenapa kamu masih menelan bubur mentah yang selalu membuatmu mual dan muntah tiap kali menelannya?
Galau'er : Kamu gak tahu sakitnya perasaanku. Kamu gak pernah mengerti seberapa besar luka ini kan?
Sahabat : Kamu gak pernah tahu sakitnya seorang anak yang melihat jenazah orang tuanya didepannya kan? Kamu gak pernah tahu sakitnya seorang cacat saat dianggap sebagai sampah masyarakat kan? Kamu gak pernah tahu sakitnya gelandangan saat melihat orang lain pulang kerumah dan bercanda tawa dengan keluarganya? Dan kamu gak pernah tahu sakitnya seorang pria yang terpaksa mencari makan di tong sampah kan? Tapi kamu dengan anehnya merasa sebagai orang paling menderita dan menghujat dunia hanya karena berharap pada seseorang yang sama sekali tidak memberi harapan padamu.
Galau'er : (Terdiam dan mulai menangis) Bantu aku kawan, aku tak tahu aku sebodoh itu.
Sahabat : Kamu bisa bantu dirimu sendiri. Pulanglah, dan kembalikan keceriaanmu di depan keluargamu, dihadapan teman-temanmu, dan dihadapan dunia.
Bukittinggi, 6 Desember 2014. With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Selasa, 04 November 2014
Terkadang, Orang digagalkan...
Terkadang...
Orang digagalkan, ditutup jalan usaha, dan tertekan diposisinya, untuk membelokkannya pada arah yang lebih menguntungkan jiwa dan pikirannya. Dan untuk mengingatkannya bahwa arah yang dia pilih tidak berakhir bagus untuknya...
Namun, selalu saja ada orang yang memaksa menembus dinding, dinding yang sudah diberitakan padanya bahwa itu bukanlah untuknya. Yang bahkan meski tubuhnya terluka, jiwanya tersiksa, dan waktunya terbuang, dia masih belum menoleh ke petunjuk jalan berikutnya.
Hingga saat itu tiba, dia menangisi dan menyesali kebodohan demi kebodohan yang diperbuat dan mulai membelok. Padahal saat itu, fisik dan mental tidak lagi mendukung. Dan meski dia menangis darah, waktu tidak akan berbalik untuk menopangnya.
Apapun di masa depan, adalah pilihan. Dan apapun yang kau pilih, adalah hidupmu.
Bukittinggi, 4 November 2014. With All of My Respect, RH ArKim
Orang digagalkan, ditutup jalan usaha, dan tertekan diposisinya, untuk membelokkannya pada arah yang lebih menguntungkan jiwa dan pikirannya. Dan untuk mengingatkannya bahwa arah yang dia pilih tidak berakhir bagus untuknya...
Namun, selalu saja ada orang yang memaksa menembus dinding, dinding yang sudah diberitakan padanya bahwa itu bukanlah untuknya. Yang bahkan meski tubuhnya terluka, jiwanya tersiksa, dan waktunya terbuang, dia masih belum menoleh ke petunjuk jalan berikutnya.
Hingga saat itu tiba, dia menangisi dan menyesali kebodohan demi kebodohan yang diperbuat dan mulai membelok. Padahal saat itu, fisik dan mental tidak lagi mendukung. Dan meski dia menangis darah, waktu tidak akan berbalik untuk menopangnya.
Apapun di masa depan, adalah pilihan. Dan apapun yang kau pilih, adalah hidupmu.
Bukittinggi, 4 November 2014. With All of My Respect, RH ArKim
Follow @rharkim
Langganan:
Postingan (Atom)