Kamis, 18 Oktober 2012

EKSISTENSI sebuah CINTA SEJATI

EKSISTENSI sebuah CINTA SEJATI antara seorang pria pada wanita ada pada PENGORBANAN, bukan PERJUANGAN..

Seorang Pria yang mengatakan 'Aku mencintai seorang wanita, dan aku akan mati-matian berjuang untuk mendapatkannya' hanyalah suatu bukti OBSESI TINGKAT TINGGI, bukan suatu CINTA SEJATI. Namun anehnya, banyak sekali wanita yang terpikat atas PERJUANGAN seorang pria, bukan pada PENGORBANAN..

PERJUANGAN bersifat VISUAL, dimana seorang pria mempertontonkan kekuatan juang dihadapan wanita targetnya.
PENGORBANAN bersifat TERSELUBUNG, dimana pria hampir tak pernah menginginkan wanita targetnya membalas..

PERJUANGAN bersifat Lahiriyah, suatu jenis pekerjaan yang memaksa pria membuang materi dan tenaga yang dimilikinya untuk mendapatkan target. Tanpa pernah bertanya apakah wanita itu menginginkan atau tidak.
PENGORBANAN bersiifat Batiniyah, suatu jenis pekerjaan yang memaksa pria membuang egoisme dan perasaan untuk kebahagiaan dan kebaikkan sang wanita. Meski seremuk dan sesakit apapun

PERJUANGAN bersifat pamrih. Keinginan untuk dilihat, diperhatikan, dan dihargai oleh wanita targetnya yang terkadang jika tak mendapat balasan, maka dapat memancing emosi besar dan si pria otomatis mengungkit-ungkit perjuangannya.
PENGORBANAN bersifat ikhlas. Keinginan untuk melihat, memperhatikan, dan menghargai wanita targetnya, dimana tidak ada keinginan dalam dirinya untuk mendapat balasan. Sehingga tak pernah merasa benci dan dendam pada sang wanita

PERJUANGAN belum tentu berkorban.
PENGORBANAN sudah pasti berjuang.

Lalu, apakah GENTLEMAN itu sebenarnya?? Kebanyakkan para ABG dan remaja LABIL mengartikannya sebagai KEKUATAN dan KEBERANIAN..

GENTLEMAN tak dihitung dari tingginya harga diri, GENTLEMAN dihitung dari rendahnya hati..

Seorang Pria yang bisa mengganti KEMARAHAN dalam dirinya dengan SENYUMAN di wajahnya dihadapan wanita yang berharga baginya, itulah GENTLEMAN..

Seorang Pria yang sadar bahwa sang wanita yang menjadi harta berharganya lebih BAHAGIA dengan pria lain, lalu memilih untuk menyatukan keduanya, itulah GENTLEMAN.

Seorang Pria yang mengetahui bahwa HUBUNGANNYA dengan wanita yang dia sayangi akan BERAKIBAT BURUK pada sang wanita, lalu dia mundur dan memilih memisahkan diri sementara, bahkan terkadang untuk selamanya, itulah GENTLEMAN.

Seorang Pria yang menukar kebahagiaan miliknya dengan kesedihan milik wanita yang dia cintai, lalu tersenyum seolah-olah tiada kesakitan yang dirasakannya, itulah GENTLEMAN.

Seorang Pria yang melindungi wanita yang mengisi hatinya mati-matian tanpa disadari oleh sang wanita, karena ketiadaan pamrih dalam dirinya, itulah GENTLEMAN.

dan seorang PRIA GENTLEMAN hampir tak pernah berkeluh-kesah, meski JIWA-RAGA nya hancur. Karena yang diharapkannya cuma balasan dari DZAT yang MENCIPTAKANNYA...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar