Layaknya UNO, jika lawanmu adalah ketidakadilan dunia, maka dia tak
pernah berhenti memikirkan cara memperlambat kemenanganmu dan tak pernah
ragu meletakkan kartu dengan warna dan angka yang tidak kau miliki.
Agar dia bisa terus tertawa, agar dia bisa terus meneriaki kekecewaanmu.
Dan layaknya UNO, bahwa sebenarnya ketidakadilan dunia sering lupa
bahwa membiarkanmu memetik satu kartu dari tumpukan Memungkinkanmu
Membalas, Memungkinkanmu Membalik Arah, dan Memungkinkanmu Memaksa Dunia
terpaksa Menunda Kemenangan.
Kau menang, bukan dengan pengalaman, kau menang bukan dengan banyaknya kartu ditanganmu...
Kau menang,
dengan keterampilan,
dengan ketenangan,
dengan kebijaksanaan.
Dan Sungguh bahwa Kebijaksanaan bukan tentang Banyaknya Pengalaman, bukan pula tentang Tambahnya Usia. Kebijaksanaan adalah tentang Cerdasnya orang Memperbaiki Jiwa saat dibawah Tekanan.
Inspired by A Good Friend.
With All of My Respect, RH ArKim.
Kau menang, bukan dengan pengalaman, kau menang bukan dengan banyaknya kartu ditanganmu...
Kau menang,
dengan keterampilan,
dengan ketenangan,
dengan kebijaksanaan.
Dan Sungguh bahwa Kebijaksanaan bukan tentang Banyaknya Pengalaman, bukan pula tentang Tambahnya Usia. Kebijaksanaan adalah tentang Cerdasnya orang Memperbaiki Jiwa saat dibawah Tekanan.
Inspired by A Good Friend.
With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar