... Yang membatasi, melarang, menekan, dan menyalahkan keputusan dan
harapan masa depanmu hampir tiap saat. Mungkin saja memang dirinya
perhatian dan peduli padamu, atau hanya sekedar merasa sok tahu dan sok
berkuasa.
Pertanyaannya :
Bagaimana caramu mengetahui dengan pasti, niat si manusia itu sebenarnya??
Tanyakan padanya dan tantang untuk diskusi langsung. Katakan "Jika saya
salah, saya akan minta maaf pada anda dan mengakuinya di hadapan banyak
orang. Tapi maukah anda meminta maaf dan mengakui salah anda yang telah
menyalahkan saya dihadapan banyak orang?"
Jika dia berkata, "Baiklah, tidak masalah." Berarti dia berilmu tinggi dan memang peduli padamu..
Dan jika dia berkata, "Buat apa?" atau "Loh, kok begitu?" atau berkilah dan mencari alasan, maka abaikan dia. Karena sebenarnya dia hanya PENCARI AIB dan PEMUJA SENSASI yang sangat takut jika dirimu lebih berderajat darinya.
Bukittinggi, 29 Januari 2015. With All of My Respect, RH ArKim.
Jika dia berkata, "Baiklah, tidak masalah." Berarti dia berilmu tinggi dan memang peduli padamu..
Dan jika dia berkata, "Buat apa?" atau "Loh, kok begitu?" atau berkilah dan mencari alasan, maka abaikan dia. Karena sebenarnya dia hanya PENCARI AIB dan PEMUJA SENSASI yang sangat takut jika dirimu lebih berderajat darinya.
Bukittinggi, 29 Januari 2015. With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar