Sejak awal seorang siswa SMA berniat kuliah hingga para mahasiswa
baru yang berada pada tahun-tahun pertama, seringkali memiliki pola
pikir yang bersumber dari film-film yang mereka favoritkan serta
keinginan untuk merasakan sesuatu yang baru dan berbeda yang membuat
mereka merasakan aroma kedewasaan.
Namun, sebagian besar dari para mahasiswa yang telah menginjakkan kaki di perguruan tinggi seringkali merasa terkecoh akibat pola pikir tersebut. Lalu, pola pikir apa saja yang wajib untuk diperbaiki dan diubah?
Namun, sebagian besar dari para mahasiswa yang telah menginjakkan kaki di perguruan tinggi seringkali merasa terkecoh akibat pola pikir tersebut. Lalu, pola pikir apa saja yang wajib untuk diperbaiki dan diubah?
1. MERASA KULIAH LEBIH INDAH DARI SEKOLAH.
Akibat salah nonton film (terutama drama percintaan mahasiswa), sebagian besar calon mahasiswa ataupun mahasiswa baru selalu beranggapan akan banyak hal yang menyenangkan yang disajikan di kampus. Hasilnya bisa ditebak, rasa ketidakpercayaan, banyaknya mengeluh, hingga penyakit seperti Sakit Kuning, Demam Tinggi, hingga Sering Kejang mulai melanda.
Akibat salah nonton film (terutama drama percintaan mahasiswa), sebagian besar calon mahasiswa ataupun mahasiswa baru selalu beranggapan akan banyak hal yang menyenangkan yang disajikan di kampus. Hasilnya bisa ditebak, rasa ketidakpercayaan, banyaknya mengeluh, hingga penyakit seperti Sakit Kuning, Demam Tinggi, hingga Sering Kejang mulai melanda.
2. MERASA SENIOR LEBIH MENAKUTKAN DARI DOSEN.
Selalu dan selalu saja, yang dikhawatirkan mahasiswa baru adalah Ospek dan itu merambah hingga calon mahasiswa. Tanpa mereka sadari, bahwa Dosen adalah tantangan paling menyusahkan dan paling menyakitkan perasaan.
Selalu dan selalu saja, yang dikhawatirkan mahasiswa baru adalah Ospek dan itu merambah hingga calon mahasiswa. Tanpa mereka sadari, bahwa Dosen adalah tantangan paling menyusahkan dan paling menyakitkan perasaan.
3. MERASA LIBUR LEBIH BANYAK.
Memang benar bahwa libur mahasiswa lebih banyak dari siswa biasa. Bahkan dalam semiinggu terdapat dua hari libur. Namun jangan salah, hal itu hanya akan dirasakan di awal semester. Mulai pertengahan hingga akhir semester, rata-rata dosen akan mengejar ketertinggalan dan menambah hari kuliah (termasuk miinggu), disertai tugas bejibun yang seringkali dianggap 'Kelewat Batas Kemampuan.'
Memang benar bahwa libur mahasiswa lebih banyak dari siswa biasa. Bahkan dalam semiinggu terdapat dua hari libur. Namun jangan salah, hal itu hanya akan dirasakan di awal semester. Mulai pertengahan hingga akhir semester, rata-rata dosen akan mengejar ketertinggalan dan menambah hari kuliah (termasuk miinggu), disertai tugas bejibun yang seringkali dianggap 'Kelewat Batas Kemampuan.'
4. MERASA SANGAT MUDAH BERGAUL DAN 'HANG OUT'
Nah, inilah yang paling membuat mahasiswa baru tertipu, terutama penggemar film. Banyaknya tugas dan banyaknya karakter rekan-rekan sesama mahasiswa yang berbeda-beda menyebabkan susah mencari waktu yang disepakati untuk bisa refreshing dan bergembira.
Nah, inilah yang paling membuat mahasiswa baru tertipu, terutama penggemar film. Banyaknya tugas dan banyaknya karakter rekan-rekan sesama mahasiswa yang berbeda-beda menyebabkan susah mencari waktu yang disepakati untuk bisa refreshing dan bergembira.
5. MERASA PROFESI NANTI HARUS SAMA DENGAN JURUSAN KULIAH.
Hampir semua mahasiswa yang kuliah memiliki niat 'Profesi atau Pekerjaan' setelah tamat. Namun, yang menjadi masalah adalah, kebanyakkan mereka berpikir untuk mengejar profesi yang harus sesuai dengan jurusannya hingga kadang memaksakan diri. Akibatnya, jumlah pengangguran semakin banyak.
Hampir semua mahasiswa yang kuliah memiliki niat 'Profesi atau Pekerjaan' setelah tamat. Namun, yang menjadi masalah adalah, kebanyakkan mereka berpikir untuk mengejar profesi yang harus sesuai dengan jurusannya hingga kadang memaksakan diri. Akibatnya, jumlah pengangguran semakin banyak.
6. MERASA KULIAH HARUS DITEMPAT YANG BERGENGSI MESKI SEBENARNYA KURANG MINAT.
Ini adalah kesalahan paling fatal bagi sebagian calon mahasiswa baru. Sangat banyak mahasiswa yang menyesal saat kuliah karena pada awalnya memilih jurusan karena ikut-ikut teman atau karena gengsi-gengsian. Hasilnya, peluang sukses di kampus mengecil.
Ini adalah kesalahan paling fatal bagi sebagian calon mahasiswa baru. Sangat banyak mahasiswa yang menyesal saat kuliah karena pada awalnya memilih jurusan karena ikut-ikut teman atau karena gengsi-gengsian. Hasilnya, peluang sukses di kampus mengecil.
7. MERASA CUMLAUDE ADALAH YANG TERPENTING.
Boleh bertanya pada para pengusaha besar, 'apakah Cumlaude adalah yang terpenting?'. Sebagian besar mereka akan menjawab 'Bukan'. Yang terpenting saat kuliah adalah 'Mengubah pola pikir menjadi Kritis dan Berpendidikan', serta kemampuan berorganisasi yang sangat penting dalam kerja sama tim.
Boleh bertanya pada para pengusaha besar, 'apakah Cumlaude adalah yang terpenting?'. Sebagian besar mereka akan menjawab 'Bukan'. Yang terpenting saat kuliah adalah 'Mengubah pola pikir menjadi Kritis dan Berpendidikan', serta kemampuan berorganisasi yang sangat penting dalam kerja sama tim.
SOLUSINYA?
PILIHLAH JURUSAN KULIAH YANG
PALING DISUKAI DAN SANGAT SANGAT MENARIK MINAT, TIDAK PEDULI JURUSAN
APAPUN ITU. KARENA KESUKSESAN TIDAK PERNAH PEDULI TEMPAT, SUKSES HANYA
PEDULI PADA CARA.
Bukittinggi, 7 Februari 2015. With All of My Respect, RH ArKim.
Follow @rharkim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar