Kamis, 17 Juli 2014

BUKTI CINTA SEJATI

Beberapa hari lalu, teman wanita saya bertanya tentang bukti Cinta Sejati. Karena keingintahuannya tentang seberapa sejatikah perasaan kekasihnya kepadanya..
Jujur, saya tidak bisa langsung menjawabnya, butuh waktu beberapa hari hingga akhirnya saya menjawab pertanyaannya.
PENGORBANAN EGO...
Kata-kata ini saya dapatkan dari sahabat saya Aidil Akbar Azzwars sekitar bulan Mei 2009. Dan hingga sekarang tidak hilang dari pikiran saya. Pertanyaannya, Apa arti Pengorbanan ego?!

Jujur saja, seringkali saya tertawa meremehkan dalam hati saat ada yang berkata 'Aku telah berkorban banyak untukmu'.. Apakah sebuah pengorbanan perlu dikatakan?! Lalu, pengorbanan yang dilakukannya apakah untuk menyenangkan hati kekasihnya, atau menyenangkan hatinya sendiri?!
Seorang pria yang meluangkan waktu untuk bersama kekasihnya, itu bukan pengorbanan ego, itu KENCAN..
Seorang pria yang berhenti merokok demi kekasihnya, itu bukan pengorbanan ego, itu KEWAJIBAN..
Seorang pria rajin bekerja demi sukses bersama kekasihnya, itu bukan pengorbanan ego, itu TANGGUNG JAWAB..
Seorang pria yang menentang orang tua dan keluarga lainnya demi kekasih, itu bukan pengorbanan ego, itu KEBODOHAN..
Jadi, seperti apakah pengorbanan itu?? Disinilah setiap personal harus sadar betul betapa besarnya arti Cinta Sejati sebenarnya.



Sederhananya, Cinta Sejati hanya terbukti saat disakiti dan bahkan diperdayai. Tidak akan ada Penghinaan dan Dendam meski punya hak untuk itu..

Dan jika ada yang mengucapkan kalimat cinta seindah mungkin saat masih bersama, Tapi mengatakan kalimat tajam penuh hinaan yang sanggup memaksa air mata menetes. Maka sejak awal, alasan kebersamaan dia dan kekasihnya sebelum terpisah hanya karena keinginannya memuaskan hatinya, bukan hati kekasihnya.
Sehingga alasannya mendendam pada kekasihnya, karena orang yang paling dia cintai, yakni dirinya, telah terlukakan..



Pengorbanan ego, adalah suatu tindakan heroik seseorang yang mendahulukan Akal Sehat dibanding Perasaan untuk memberikan hal paling berharga miliknya ataupun paling diharapkannya demi kebaikkan orang lain, meski harus perang batin yang hebat dalam jiwanya dan meski dia menyadari dia akan terluka, tersakiti, dan mungkin akan berdarah karenanya. Dan IBU adalah contoh teladan nyata dari Pengorbanan Ego.


Bukittinggi, 5 April 2014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar